+6281334499505 / +628175400002 kresnabayutour@yahoo.co.id

TAHUKAH ANDA DAHULUNYA KAMPUNG WARNA WARNI ITU?

Kampung warna warni yang kita tahu sekarang sebagai kampung yang indah, dahulunya adalah sebuah perkampungan kumuh yang berlokasi di kelurahan Jodipan, Malang, Jawa timur. Para wisatawan yang pertama kali datang ke kampung warna warni tidak akan menyangka bahwa kampung ini berada di tepi sungai, karena kekaguman mereka akan pemandangan rumah yang dicat warna warni yang begitu indah dan rapi. Warga sekitar kampung tersebut juga melakukan aktifitas seperti biasa, walaupun banyak pengunjung yang datang untuk berfoto-foto di dinding-dinding rumah mereka yang telah diberi gambaran mural yang sangat unik-unik. Warga kampung Jodipan juga tetap bersikap ramah dan sopan kepada para pengunjung bahkan pengunjung dari luar negeri. dan sekarang telah menjadi kategori wisata malang yang lagi ngehits.

 

KELOMPOK GUYSPRO DALANG DARI KAMPUNG WARNA WARNI

Ide ini berawal dari para mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadyah Malang, mereka berasal dari kelompok guyspro. Dengan mengarahkan 30 tukang cat dan bantuan dari perusahaan cat di kota Malang serta sukarelawan dari para warga kampung, mereka mulai bekerja untuk mengubah perkampungan itu menjadi kampung tak kumuh lagi. Dengan pengenalan sanitasi diharapkan warga dapat lebih menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya sendiri. Dahulunya ditempat ini sanitasi belum berkembang seperti sekarang, namun karena semakin banyaknya pengunjug yang datag membuat warga kampung warna warni muali menyadari pentingnya kebersihan. Ditandai dengan adanya toilet umum dan tempat sampah, agar warga tidak lagi melakukan kebiasaan mereka seperti membuang sampah di sungai.Semkain banyaknya wisatawan yang memposting kampung warna warni disosial media mereka semakin terkenal pula kampung yang biasa disebut juga dengan Kampung Wisata Jodipan ini. banyak yang mengatakan tempat ini menyerupai kota yang ada di Meksiko, Kanada, dan Itali. jangan lupa kunjungi juga pantai bengkung malang yang juga memiliki keindahan pantai tidak kalah indah dari pantai yang ada di negera-negara tersebut.

Kota Malang mendapat julukan kota kreatif, ditujang dengan suasana kota Malang yang sejuk menambah ketertarikan wisatawan untuk mengunjungi kota tersebut. Selain wisatanya yang unik-unik, kota Malang juga menjadi wisata kuliner. Apalagi dengan ditambahnya objek wisata kampung warna warni ini membuat orang semakin pensaran apa saja wisata unik yang ada di kota Malang. selain wisata alamnya Malang juga mempunyai wisata lain yang wajib dikunjungi yaitu masjid ajaib turen malang.

 

AYO MERAPAT UNTUK ANDA PARA FOTO BLOGGER!

  1. Jembatan Embong Brantas, jembatan yang menghubungan Jalan Panglima Sudirman dan Jalan Gatot Subroto ini akan menampilkan pemandangan kampung warna warni yang cantik da indah.
  2. Dinding-dinding rumah warga yang telah dicat warna warni juga dapat menjadi spot foto yang bagus dan identitas dari kampung warna warni itu sendiri.
  3. Lorong payung, disini anda akan disajikan dengan pemandangan unik berupa payung-payung yang menggantung dan pastinya berwarna warni.
  4. Lukisan 3 dimensi seperti hiu, t-rex, gorilla dan masih banyak lagi. Lukisan-lukisan itu di lukis oleh para seniman mural yang berbakat dari kota Malang
  5. Tangga warna warni, tangga yang ada di kampung warna warni bukan tangga biasa. Tangga disana dicat dan digambar agar telihat unik sehingga cocok untuk spot foto.

Pada tanggal 4 September 2016 tempat wisata kampung warna warni diresmikan oleh Walikota Malang yaitu bapak H. Mochamad Anton. Kampung yang akan digusur oleh pemrintah karena terlalu kumuh, kini menjadi salah satu destinasi wisata yang paling membantu dan berpengaruh dalam bidang perekonomian kota Malang. apalagi dengan bertambahya sarana hiburan bagi pengunjung yaitu Jembatan Kaca yang menghubungkan antara kampung warna-warni dan kampung tridi. walaupun belum diresmikan oleh pemerintah warga setempat dan pengunjung tidak sabar untuk memakai sarana tersebut sebagai spot foto baru.

Akses jalan menuju ke kampung warna warni mudah untuk dijangkau, sebab tempatnya yang dekat dengan stasiun memudahkan para wisatawan dari luar kota Malang untuk menuju ke destinasi wisata kampung Jodipan. cukup menggunakan angkutan umum, becak, ataupun dengan berjalan kaki. Bagi anda yang akan pergi mengunjungi tempat ini tidak perlu kuatir apabila nantinya anda akan susah mencari makanan, karena disini banyak warga yang menjual makanan. Serta fasilitas yang lengkap membuat tempat ini semakin banyak dikunjungi pelanggan setiap harinya.dan tour leader team kami siap untuk menemani anda baik memandu wisata anda selama di kota Malang.

 

KAMPUNG TERTUA YANG BERASAL DARI KATA NAMA JEMBATAN “GLUDUK”

Kampung Jodipan sendiri sebenarnya adalah kampung tertua di kota Malang. pada masa penjajahan Belanda kampung ini mendapat sebutan sebagai Temenggungan atau Temanggungan yang menjuru ke kata Katemanggungan. Jembatan yang dibangun pada masa Hindia Belanda yang diberi nama Jembatan Buk Gludhuk, karena saat kendaraan besar melintas menimbulkan suara gludhuk saat melintas di jembatan tersebut. Sekarang jembatan ini telah menjadi spot foto untuk menabah selfie narsis untuk para wisatawan. destinasi wisata ini juga termasuk ke dalam tempat menarik di malang dan wajib anda kunjungi.

Diawalli dengan tugas praktikum, proyek yang diketuai oleh Nabila Firdausiyah dalam kelompok guyspro memilih Jodipan karena tempatnya yang strategis saat dilihat dari jembatan jalan Gatot Subroto . dengan apa yang mereka lakukan tersebut, secara tidak langsung membantu kampung Jodipan agar tidak tergusur oleh pemerintah karena kekumuhannya dulu. Dan sekarang kampung Jodipan atau yang sering kita kenal dengan nama kampung warna warni kini menjadi destinasi favorit di kota Malang. sangat disayangkan apabila anda wisatawan dari luar kota Malang tidak mengunjungi destinasi wisata favorit di kota ini.

Daerah yang memiliki 2 daerah yaitu kampung Ledok(Ledokan) karena tanah yang ada di area tersebut lebih rendah daripada daerah sekitarnya sedangkan Kasin sering disebut juga Klojen Kidul(Kelojian Kidul) didaerah ini memiliki tanah yang lebih datar sehingga banyak bangunan penting yang dibangun disana. Tempat ini pernah menjadi pusat pemerintahan di kadipaten Malang, pada tahun 1914 yang semula kampung Jodipan atau yang sering kita dengar sekarang sebagai kampung warna warni dan yang kini ikut dengan wilayah Kadipaten Malang namun terjadi pemindahan ke pusat pemerintahan dari Madyopuro (sebelah sawojajar) ke Temanggungan pada tahun1767. Alasan pemindahan adalah karena tempat tersebut strategis karena tidak terisolir oleh aliran sungai besar dari bagian barat. Walaupun tempat ini masih didaerah aliran sungai besar namun masih bisa atasi dengan dibangunnya buk gludhuk tadi.

 

“PECINAN” BERPERAN PENTING DALAM PEREKONOMIAN WARGA DAERAH BRANTAS

Pembangunan buk gludhuk memberi dampak yang baik bagi perekonomian daerah kampung warna warni, warga dapat memenuhi kebutuhan hidup tersebut dengan berjualan. Lama-kelamaan warga Tionghoa membangun pemukiman dengan nama Pacinan atau yang sekarang kita kenal Pasar Besar. Warga Tionghoa tersebut sangat berperan dalam pengembangan pusat ekonomi pertama di kota Malang. dan kini jembatan buk gludhuk menjadi jantung kawasan di kota Malang. ditambah dengan dibangunnya stasiun Malang kota lama, membuat sentra bisnis ditempat ini menjadi lebih berkembang.

Tahukah anda ternyata di kampung warna warni terdapat arca yang telah ditemukan dan telah dimuseumkan di Museum Mpu Purwa jalan Soekarno Hatta, kota Malang. diduga juga ada sebuah candi agama Hindu Siwa ditempat tersebut tetapi masih belum ditemukan sampai sekarang.

Demikianlah ulasan yang bisa disampaikan untuk anda pelancong  yang ingin bekunjung ke wisata kota Malang khususnya untuk wisata kampung warna warni Kresna Bayu Tour siap menemani anda. Semoga dapat menambah pengetahuan anda tetang wisata yang ada di Indonesia. Tunggu artikel-artikel selanjutnya dari kami yang mengulas wisata di Iindonesia.

%d bloggers like this: